Sunday, June 6, 2021

Sejarah Ilmu Ekonomi

   
Kebutuhan akan makanan, pakaian, tempat tinggal serta hal-hal yang berkaitan dengan masalah ekonomi.

Tahap-tahap kehidupan ekonomi manusia (George Frederich List, 1789-1846)
  1. Tahap perburuan dan perikanan
  2. Peternakan
  3. Pertanian
  4. Pertanian dan kerajinan setempat
  5. Pertanian, industri, perniagaan internasional
  6. Sekarang….?


Bapak Ilmu Ekonomi : Adam Smith (1776) : “An Inquiry into the nature and causes of the wealth of nations”

Masa Revolusi Industri :

* Penggunaan Teknologi dan Mesin  

   lebih banyak dibanding tenaga 

   manusia

Pertumbuhan dan modernisasi sangat mempengaruhi pemikiran-pemikiran ekonomi, berdampak pada analisis ekonomi yang lebih kompleks

Ilmu Ekonomi karena…

  1. Kebutuhan (Need) manusia tidak terbatas
  2. Berbagai sumber daya (Resource) tersedia secara terbatas atau relatif terbatas
  3. Berbagai sumber daya mempunyai beberapa alternatif penggunaan (Opportunity Cost).

A Definition of Economics

Economics is the science of choice — the science that explains the choices that we make and how those choices change as we cope with scarcity.

Ilmu yang mempelajari prilaku manusia dalam memenuhi kebutuhannya yang tak terbatas dengan menggunakan faktor-faktor produksi yang terbatas.

Masalah utama ekonomi adalah kelangkaan (scarcity) dan pilihan (choices) 

Dari definisi ini ada dua makna yang dapat kita simpulkan; pertama, Definisi ini menyiratkan tingkah laku manusia tersebut terfokus sebagi tingkah laku yang bersifat individualistis. Kedua, bahwa tingkah laku manusia itu bukan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan (needs), tetapi pada hakekatnya untuk memuaskan keinginan (wants) yang memang tak terbatas. 

Opportunity Cost (Biaya Kesempatan)

Manusia bersifat rasional artinya pertimbangan menurut prinsif ekonomi dan untung rugi. Oleh karena itu para ekonom memandang bahwa alat pemuas kebutuhan akan dinilai berdasarkan alternatif penggunaannya untuk kesempatan yang lain.

Ekonomi Dalam Islam yaitu

˝Ilmu yang mempelajari segala prilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan tujuan memperoleh falah.˝ 

Islam tidak mengenyampingkan unsur2 ego yang timbul dari dalam diri manusia, namun sebelumnya ada keyakinan dan pemahaman bahwa hidup ini adalah ibadah (kepatuhan kepada Alloh), hidup ini hanyalah sementara (keyakinan pada kehidupan setelah mati), dan tujuan hidup adalah kebaikan akhirat. 




Previous Post
Next Post

0 comments: