Thursday, October 14, 2021

Kewirausahaan dan Usaha Kecil

 

Wirausaha (entrepreneur) atau wirausahawan adalah sesorang yang berjiwa dagang, dan melakukan kegiatan dibidang usaha bisnis sebagai profesinya.
Kewirausahaan   proses penciptaan sesuatu yang baru (kreasi baru) dan membuat sesuatu yang berbeda dari hal yang sudah ada (inovasi). Raymond  W. Y Kao (dalam Lupiyoadi dan Wacik, 1998)
Wirausahawan  orang yang mampu mengambil faktor-faktor produksi dan menggunakan untuk memproduksi barang dan jasa baru, menyadari peluang yag tidak dilihat atau diperdulikan oleh orang lain.
Wirausahawan  pelaku bisnis yang menerima baik resiko maupun peluang yang ada karena menciptakan dan mengoperasikan bisnis baru. (Ebert dan Griffin )



5 Syarat menjadi Wirausahawan

Menurut Renald Kasali (Pakar Manajemen Perubahan)

          Reputasi dulu

          Tumbuh dari bawah

          Konsentrasi pada bidang yang dikuasai

          Anti kerumunan

          Modal hanya pelengkap

 Ciri seorang Enterpreneur :

          Selalu optimis

          Secara terus-menerus melihat peluang yang tidak dapat dilihat oleh orang lain

          Tidak pernah merasa puas, dan selalu dapat mengeksploitasi perubahan yang ada

          Selalu mempunyai komitmen untuk menang

          Mempunyai intuisi yang tajam

          Action oriented (berorientasi pada aksi)

          Dapat memanfaatkan ancaman menjadi peluang

 

Faktor yang berpengaruh dalam pembentukan jiwa wirausaha

 

          Personal, menyangkut aspek kepribadian seseorang

          Sociological, yaitu menyangkut hubungan dengan keluarga, menunjang atau tidak

          Environmental, ini menyangkut faktor lingkungan seseorang dimana ia dibesarkan, ia akan terpengaruh dengan lingkungan tersebut

Faktor  pemicu (trigger) terjun ke dunia bisnis

          Karena tidak puas dengan pekerjaan yang ada sekarang

          Karena faktor PHK, pemutusan hubungan kerja, sehingga harus mencari pekerjaan lain

          Adanya keberanian menanggung risiko

          Adanya minat yang tinggi terhadap bisnis

          Adanya peluang yang bisa dimanfaatkan, seperti ada tempat, modal, tenaga pembantu dll

 

Kreativitas dan Inovasi


Kreativitas biasanya diterjemahkan sebagai kemampuan seseorang menggunakan kesempatan yang tersedia melalui cara-cara baru dalam memecahkan persoalan yang tengah dihadapi.
Inovasi dimaksudkan sebagai ketajaman intuisi seseorang untuk menerapkan kreativitas tadi.

Menumbuhkan Minat Berwirausaha

Dalam kondisi perekonomian yang tidak stabil, terjadi krisis yang berkepanjangan, semakin tertutupnya lowongan dan lapangan pekerjaan, merupakan faktor yang mendorong menjadi lemahnya sendi-sendi  perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya hal tersebut sebenarnya dapat diupayakan atau didorong untuk tumbuhnya minat wirausaha masyarakat, terlebih bagi kaum muda.

Manfaat menjadi wirausahawan

          Mengurangi pengangguran, memperluas daya tampung tenaga kerja

          Pemelihara keserasian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

          Mendorong seseorang hidup mandiri tanpa tergantung pada orang lain

          Memperbanyak orang yang taat hukum dan peraturan

          Mengembangkan kehidupan ekonomi kerakyatan

          Mendidik generasi muda untuk disiplin dan menciptakan lapangan kerja baru

          Memberi contoh hidup sederhana, dan suka kerja keras

Definisi Usaha Kecil

          Bisnis kecil adalah suatu usaha yang dimiliki dan dikelola secara bebas, dan bisnis kecil ini tidak mendominasi  pasar. (Ebert dan Griffin )

          Bisnis kecil ini bukan merupakan bagian atau cabang dari perusahaan lain. Yang menjalankan bisnis ini adalah pemilik sendiri, bekerja bebas sesuai dengan kesanggupannya.

          Suatu bentuk usaha yang tidak tergantung pada pemilik dan manajemennya serta tidak menguasai /mendominasi pasar dimana ia berada.

Fungsi dan Peran

          Secara Umum à kontribusi dalam mengatasi masalah ekonomi makro seperti pengangguran dan supply utama bahan baku bagi perusahaan menengah dan besar

          Penciptaan lapangan kerja

          Meningkatkan inovasi

          Penopang bagi perusahaan menengah dan besar

Menurut M. Tohari (1999: 03-26)

          Penyediaan barang dan jasa

          Penyerapan tenaga kerja

          Pemerataan pendapatan

          Nilai tambah bagi produk daerah

          Peningkatan taraf hidup

Kelompok utama industri bisnis kecil :

          Jasa à segmen paling cepat berkembang, Ex. Semir sepatu, penyewaan mobil, dll

          Eceren (retail) à menjual langsung ke konsumen, Ex. Yogurt beku, toko serba ada, dll.

          Konstruksi à 10% bisnis dengan karyawan < 20 orang termasuk bidang konstruksi, Ex. Kontraktor membangun rumah, memasang listrik, genteng dll.

          Finansial à 10% bisnis dengan karyawan < 20 orang, Ex. Pegadaian, simpan pinjam

          Asuransi à 10% bisnis dengan karyawan < 20 orang – Ex. Agen asuransi takaful

          Grosir à 8% bisnis dengan karyawan < 20 orang  - membeli produk dari produsen dan kemudian menjualnya ke pengecer, Ex. 

          Transportasi à 5% bisnis dengan karyawan < 20 orang, Ex. Perusahaan taksi, limousine lokal

          Pabrikasi à 5% bisnis dengan karyawan < 20 orang, Ex. Excelsior – Henderson sepeda motor klasik abad ke-20

Kriteria menurut UU No. 9/1995

  1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak 200 juta rupiah tidak termasuk harga tanah dan bangunan tempat usaha
  2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak 1 Miliar
  3. Usaha yang berdiri sendiri, bukan perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai atau terafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha menengah berskala besar
  4. Berbentuk usaha yang dimiliki oleh perorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum termasuk koperasi

Penelitian :

63 % dari semua bisnis baru tidak akan merayakan ulang tahun keenamnya.

Sebab-sebab kegagalan bisnis kecil

          Manajerial yang tidak kompeten atau tidak berpengalaman (kurang pengetahuan/informasi)

          Kurang memberi perhatian/terlalu santai menjalankan bisnis

          Sistem kontrol yang lemah /tidak mampu melakukan pengawasan

          Kurang modal, sehingga menjadi serba sulit

Faktor yang mendorong  keberhasilan bisnis kecil :

          Ada usaha kerja keras

          Produk yang dijual memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekelilingnya

          Pemilik adalah seorang yang mampu memimpin

          Ada faktor keberuntungan, yaitu adanya titik temu antara berdoa dan berusaha

UKM dapat dikelompokkan dalam empat macam, yaitu :

          Livehood Activities, yaitu UKM yang bertujuan mencari kesempatan kerja mencari nafkah, mereka tidak memiliki jiwa kewirausahaan, jumlah mereka sangat besar

          Micro Enterprise, UKM ini lebih bersifat pengrajin dan tidak bersifat kewirausahaan, jumlahnya juga cukup besar

          Small Dynamic Enterprise, UKM ini memiliki jiwa kewirausahaan, jumlah mereka lebih kecil, mereka sudah mampu menerima  pekerjaan sub kontraktor dan import

          Fast Moving Enterprise, UKM yang memiliki jiwa kewirausahaan, banyak menghasilkan pengusaha kelas menengah, jumlahnya lebih sedikit lagi

Perbedaan antara Kewirausahaan dan Bisnis Kecil :


Perbedaan bisnis Kecil dan Bisnis Besar


 


 

Previous Post
Next Post

0 comments: